Kaikea Boyum Tutup Puasa Emas Bagi Banyumas

Surakarta – Sentuhan tangan Kaikea Boyum di garis finish nomor 200 m gaya punggung di Kolam Renang Tirtomoyo, Manahan, Surakarta, Minggu (21/10), tak sekadar menambah pundi-pundi medali emas untuk kontingen Laskar Macan Banyumas. Itu juga diharapkan menjadi pertanda awal kebangkitan daerah tersebut di kolam renang, setelah puasa medali emas pada Porprov 2013, justru saat menjadi tuan rumah.

Selain di nomor perorangan, Kaikea juga menyabet emas di beregu putra di nomor 4 x 200 m estafet gaya bebas, bersama Ataulah Zumar, Masido S, dan M Rafi Zaharsyah. Medali perunggu direbut Femia Miftah di nomor 400 m gaya ganti, dan 4 x 200 m gaya bebas, dengan perenang Femia Miftah, Ziza Ozora R, Zefanya Trifenya dan Fatiya Amalia.

Kaikea adalah putra mantan ratu renang Banyumas, Meitri Widya Pangestika dengan Cyrus Crews. Kelahiran 4 Desember 2002 itu masih sangat muda, dan diharapkan menjadi andalan di masa depan. Pada 1990-an, Meitri menjadi ratu renang Jateng, dan sering membela Timnas di SEA Games maupun even internasional lain.

Asa Banyumas pada Kaikea cukup besar. Menurut pelatih Purwito, Keikea diharapkan menyabet lima atau enam keping emas di Porprovi. Nomor andalannya adalah gaya punggung, namun juga mampu turun di gaya bebas dan kupu. Purwito juga merasa lega, karena perhitungan bahwa Banyumas akan mampu meraih emas sudah diungkapkan sekitar 1,5 tahun sebelum pelaksanaan Porprov 2018 ini. .

Bupati Banyumas Ahmad Husein pun memberi perhatian besar pada Kaikea. Kepala Daerah itu menjemput langsung perenang itu yang baru tiba dai Amerika, di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, Kamis (18/10). Bupati lalu beramat tamah dengan Meitri, dan ayahnya L Wijonarko, yang merupakan tokoh pembina renang Banyumas dan telah menelurkan perenang-perenang andal daerah itu. (bd/dt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *